GEDE PUTRA ADNYANA: BARBAGI UNTUK SALING MENGERTI DAN MEMAHAMI DEMI KEMULIAAN SEMUA MAKHLUK

Peta Materi Pembelajaran Kimia di SMA/MA KELAS XII


Kerja Ilmiah, dan Keselamatan dan Keamanan Kimia
(terintegrasi pada seluruh materi pembelajaran)
Kelas X
Kelas XI
Kelas XII
Ø Metode ilmiah, hakikat ilmu Kimia, keselamat­an dan keamanan kimia di laboratori­um, serta peran kimia dalam kehidupan
Ø Struktur Atom dan Tabel Periodik
Ø Ikatan Kimia, Bentuk Molekul, dan Interaksi Antar Molekul
Ø Larutan Elektrolit dan Larutan Non Elektrolit
Ø Konsep Reaksi Reduksi Oksidasi dan Tatanama Senyawa
Ø Hukum-hukum Dasar Kimia dan Stoikiometri

Ø Senyawa Hidrokarbon dan Minyak Bumi
Ø Termokimia
Ø Laju Reaksi dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya
Ø Kesetimbangan kimia dan Pergeseran Kesetimbangan
Ø Asam dan Basa
Ø Kesetimbangan Ion dan pH Larutan Garam
Ø Larutan Penyangga
Ø Titrasi Asam Basa
Ø Kesetimbangan Kelarutan
Ø Sistem Koloid
Ø Sifat Koligatif Larutan
Ø Reaksi Redoks dan Elektrokimia
Ø Kimia Unsur (Kelimpahan Unsur di Alam, Sifat Fisik dan Sifat Kimia Unsur serta Pembuat­an unsur dan senyawa)
Ø Senyawa Karbon (Struktur, Tata Nama, Sifat, Identifikasi dan Kegunaan Senyawa)
Ø Makromolekul (Struktur, Tatanama, Sifat, Penggunaan dan  Penggolongan Polimer, Karbohidrat, Protein, Lemak)

Pembelajaran untuk Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan sebagai berikut ini.
Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
3.1 Menganalisis fenomena sifat koligatif larutan (penurunan tekanan uap jenuh, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis)
Ø Sifat Koligatif Larutan
Ø Diagram P-T
Ø Penurunan tekanan uap jenuh
Ø Kenaikan titik didih
Ø Penurunan titik beku
Ø Osmosis dan tekanan osmosis
Ø Sifat koligatif larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit
Ø Mengamati video atau gambar penggunaan garam untuk mencairkan salju.
Ø Menyimak penjelasan tentang sifat koligatif larutan dengan menggunakan diagram P-T
Ø Menganalisis dan menyimpulan penyebab sifat koligatif larutan
Ø Menganalisis perbedaaan sifat koligatif larutan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit.
Ø Merancang  dan melakukan percobaan sifat koligatif larutan, misalnya penurunan titik beku larutan nonelektrolit dan larutan elektrolit serta melaporkan hasil percobaan.
Ø Menentukan derajat pengionan (a) zat elektrolit berdasarkan data percobaan.
Ø Menyelesaikan perhitungan kimia terkait sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Ø Memaparkan terapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari misalnya membuat es krim, memasak,  dan mencegah pembekuan air radiator.
3.2    Membedakan sifat koligatif larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit
4.1    Menyajikan kegunaan prinsip sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari  
4.2    Melakukan percobaan untuk menentukan derajat pengionan
3.3    Menyetarakan persamaan kimia reaksi redoks dan memperkirakan reaksi yang dapat terjadi berdasarkan potensial elektrode
Ø Redoks dan Sel Elektrokimia
Ø Penyetaraan persamaan reaksi redoks
Ø Sel Volta dan potensial sel
Ø Korosi
Ø Sel Elektrolisis dan Hukum Faraday
Ø Mengamati benda-benda yang menggunakan baterai sebagai sumber energi.
Ø Menyimak penjelasan cara menyetarakan persamaan kimia reaksi redoks.
Ø Menyetarakan persamaan kimia reaksi redoks dengan menggunakan metode setengah reaksi dan metode perubahan bilangan oksidasi.
Ø Membahas notasi sel Volta dan kespontanan reaksi.
Ø Menyimak penjelasan cara menghitung potensial sel Volta
Ø  Merancang dan melakukan percobaan sel Volta dengan menggunakan bahan di sekitar, misalnya agar-agar sebagai jembatan garam serta menyajikan hasilnya.
Ø Membahas penerapan sel Volta dalam kehidupan.
Ø Membahas proses korosi yang melibatkan reaksi redoks dan faktor-faktor penyebab terjadinya korosi.
Ø Membahas upaya pencegahan dan mengatasi terjadinya korosi.
Ø Merancang dan melakukan percobaan penyepuhan benda dari logam dengan ketebalan lapisan dan luas tertentu serta melaporkan hasilnya.
Ø Menggunakan hukum Faraday untuk menentukan hubungan antara muatan listrik yang digunakan dengan banyaknya hasil reaksi.
3.4    Menganalisis proses yang terjadi dan melakukan perhitungan zat atau listrik yang terlibat pada suatu sel Volta serta penerapannya dalam kehidupan
3.5    Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya korosi dan cara mengatasinya
3.6 Menerapkan stoikiometri reaksi redoks dan hukum Faraday untuk menghitung besaran-besaran yang terkait sel  elektrolisis
4.3 Menentukan urutan kekuatan pengoksi­dasi atau pereduksi berdasarkanhasil percobaan
4.4.  Merancang sel Volta dengan menguna­kan bahan di sekitar
4.5 Mengajukan gagasan untuk mencegah dan mengatasi terjadinya korosi
4.6 Merancang dan melakukan penyepuhan benda dari logam dengan ketebalan lapisan dan luas tertentu 
3.7 Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak, proses pembuatan unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali, dan alkali tanah)
Ø Kimia Unsur
Ø Kelimpahan unsur-unsur golongan utama, unsur-unsur periode 3, dan unsur transisi periode 4.
Ø Sifat fisis dan sifat kimia unsur-unsur golongan utama, periode 3, dan unsur transisi periode 4.
Ø Ekstraksi unsur-unsur  halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, nitrogen, oksigen, belerang, silikon, besi, kromium,  tembaga, dan  senyawanya.
Ø Manfaat unsur dan senyawa golongan utama, periode ke-3 dan transisi (periode 4)
Ø Mengamati demonstrasi reaksi uji nyala garam dari senyawa alkali dan alkali tanah, misalnya: pembakaran KCl, NaCl, CaCl2, dan BaCl2 untuk mengidentifikasi unsur logam.
Ø Mengamati demonstrasi pembakaran logam Mg kemudian hasil pembakaran ditambah air dan fenolftalin untuk mengidentifikasi sifat basa unsur golongan IIA.
Ø Membahas kelimpahan, kecenderungan sifat, manfaat, serta cara mendapatkan unsur-unsur golongan utama, unsur-unsur periode 3 dan unsur golongan transisi (periode 4).
Ø Mengidentifikasi produk-produk yang mengandung unsur-unsur golongan utama, unsur-unsur periode 3 dan unsur golongan transisi (periode 4) tertentu.
Ø Mengaitkan sifat dan kegunaan unsur golongan utama, unsur periode 3, dan unsur transisi periode 4.
Ø Merancang dan melakukan percobaan terkait sifat kimia unsur dalam satu golongan/ periode misalnya: daya pengoksidasi halogen dan daya pereduksi halida,  uji nyala senyawa logam alkali dan alkali tanah, sifat unsur-usur periode 3  (antara lain amfoter ion aluminium Al3+), serta pembuatan gas klor dan melaporkan hasil percobaan.
Ø Membahas kegunaan unsur/ senyawa golongan utama, unsur periode 3 dan unsur transisi periode 4
3.8 Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak, dan proses pembuatan unsur periode 3 dan unsur golongan transisi (periode 4)

4.7 Melakukan percobaan pembuatan unsur halogen dan mengidentifikasi sifat fisika dan kimia unsur golongan utama (halogen, alkali, atau alkali tanah)
4.8 Merancang dan melakukan percobaan untuk menunjukkan sifat amfoter aluminium (Al3+)

3.9    Menganalisis struktur, tata nama,  sifat, sintesis, dan kegunaan senyawa karbon (haloalkana, amina, alkanol, alkoksialkana, alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat)

Ø Struktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi dan Kegunaan Senyawa:
Ø Haloalkana
Ø Amina
Ø Alkanol dan Alkoksi Alkana
Ø Alkanal dan Alkanon
Ø Asam alkanoat dan alkil alkanoat
Ø Mengamati  gambar: bahan pencucian kering (dry clean), spirtus, kembang gula, formalin, obat bius, cat kuku, kloroform, cuka dapur, jeruk, pisang dan lain-lain yang mengandung senyawa karbon.
Ø Menyimak penjelasan pengelompokan senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi  (haloalkana, amina, alkanol, alkoksialkana, alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat).
Ø Membahas rumus struktur dan tata nama haloalkana, amina, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat.
Ø Menganalisis berbagai rumus struktur yang memiliki rumus molekul sama.
Ø Membahas isomer, sifat-sifat, reaksi identifikasi dan kegunaan haloalkana, amina, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat.
Ø Mengaitkan rumus  struktur senyawa haloalkana, amina, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat, dengan sifat kimianya.
Ø Merancang dan  melakukan percobaan tentang reaksi identifikasi senyawa alkanol dan alkoksialkana serta identifikasi alkanal dan alkanon  (misalnya dengan larutan Fehling dan Tollens) dan melaporkan hasil percobaan.
Ø Merancang dan  melakukan percobaan pembuatan alkil alkanoat (esterifikasi) dan melaporkan hasil percobaan.
Ø Membahas senyawa alkohol tertentu yang dapat menjadi bahan bakar alternatif
Ø Membahas formalin yang digunakan untuk pengawet dan bahaya penggunaan formalin untuk mengawetkan makanan.
4.9    Merancang dan melakukan percobaan untuk sintesis senyawa karbon, identifikasi gugus fungsi dan/atau penafsiran data spektrum inframerah (IR)














3.10     Menganalisis struktur, tata nama, sifat, dan kegunaan benzena dan turunannya

Ø Benzena dan Turunannya
Ø Struktur
Ø Tata Nama
Ø Sifat
Ø Kegunaan
Ø Mengamati gambar: dinamit, obat-obatan yang mengandung anilin, minuman ringan yang mengandung bahan pengawet, kotak televisi dan tape recorder serta lain-lain yang mengandung senyawa bezena dan turunannya.
Ø Menyimak penjelasan rumus struktur dan tata nama senyawa benzena dan turunannya
Ø Membahas sifat fisis dan sifat kimia senyawa benzena  dan turunannya (penyebab kestabilan benzena, reaksi-reaksi substitusi meliputi: nitrasi, sulfonasi, halogenasi, dan alkilasi dll)
Ø Menghubungkan rumus  struktur senyawa dengan sifat kimianya.
Ø Menganalisis reaksi pengarah orto, meta dan para
Ø Berlatih membuat reaksi nitrasi, sulfonasi, halogenasi, dan alkilasi pada senyawa benzena
Ø Membahas kegunaan benzena dan turunannya.
4.10       Menyajikan beberapa turunan benzena yang berbahaya dan tidak berbahaya

3.11     Menganalisis struktur, tata nama, sifat dan penggolongan makromolekul (polimer, karbohidrat, protein, dan lemak)

4.11 Menalar pembuatan suatu produk dari makromolekul

Ø Struktur, tata nama, sifat, penggunaan dan penggolongan makromolekul
Ø Polimer
Ø Karbohidrat
Ø Protein
Ø Lemak
Ø Mengamati objek (atau gambarnya) yang mengandung polimer, misalnya: tali-tali plastik, paralon, teflon, tempat minum dan makanan dari stirofom, karpet dari polimer orlon, lensa kacamata dari fleksiglas dan fiting lampu dari bakelit.
Ø Menyimak penjelasan bagaimana beberapa jenis molekul dapat bergabung menghasilkan suatu makromolekul.
Ø Menyimak penjelasan tentang aturan IUPAC untuk memberi nama polimer
Ø Membahas pembentukan polimerisasi adisi  dan polimerisasi  kondensasi. 
Ø Menganalisis nama monomer, jenis polimerisasinya, nama polimer yang terbentuk, sifat dan kegunaannya dalam kehidupan.
Ø Mengumpulkan data dan menyajikan dampak penggunaan polimer sintetis dalam kehidupan dan cara penanggulangannya
Ø Mengamati bahan atau gambar yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak, misalnya: madu lebah, batang tebu, susu sapi, biji-bijian, kapas, gelatin, agar-agar, buah alpukat dan daging sapi.
Ø Menyimak penjelasan tentang struktur dan tata nama karbohidrat dan protein
Ø Membahas sifat dan kegunaan karbohidrat dan protein.
Ø Melakukan percobaan uji glukosa, selulosa, amilum dan uji protein dan melaporkan hasil percobaan.
Ø Menyimak penjelasan struktur lemak dan reaksi yang dapat dialami lemak
Ø Menghubungkan struktur lemak (misalnya struktur omega-3, omega-6, omega-9, struktur lemak lain) dengan sifat fisiknya dan efeknya pada kesehatan.
Ø Membahas dan menyajikan keguna­an lemak dan minyak serta pengaruh lemak bagi kesehatan manusia.
Ø Membahas dan menyajikan pembuatan suatu produk dari makromolekul misalnya pembuat­an alkohol dari karbohidrat, minyak dari biji-bijian dan margarin dari lemak.