SOAL-SOAL KIMIA ~ Soal Prediksi UN Kimia 2010 ~ Soal Pra-UAS Kimia XI/1 | Soal 1: Larutan NaCl dan etanol dalam air Air merupakan senyawa oksigen dengan hidrogen, berwujud cair pada temperatur ruang, memiliki titik lebur 0oC dan titik didih 100oC pada tekanan 1 atm. Air merupakan pelarut universal yang efektif bagi beberapa senyawa kimia. Adanya zat terlarut dalam air dapat berpengaruh pada titik lebur maupun titik didih larutan. Massa atom H=1; C=12; O=16; Na=23; Cl=35,5; tetapan lebur air Kf = 1,86oC.m-1.
Jawab :
CH3CH2OH(l) + H2O(l) ¾® CH3CH2OH(aq)
Massa NaCl (m) = 23,40 gram, Volume laruran (p) = 100,00 mL Molaritas larutan :
Massa larutan = 0,982 g/mL x 100 mL = 98,2 gram Massa pelarut = 98,2 g – 7,89 g = 90,31 gram
m (NaCl) = 4 m i = 2 DTf (NaCl) = Kf.m.i = 1,86 x 4 x 2 = 14,88 DTf (NaCl) = Tf (akhir) - Tf (awal) Tf (akhir) = 14,88 – 0 = 14,88oC Tf (awal) = 0oC, Kf = 1,86 m (etanol) = 1,88 DTf (etanol) = Kf.m = 1,86 x 1,88 = 3,50 DTf (etanol) = Tf (akhir) - Tf (awal) Tf (akhir) = 3,50 – 0 = 3,50oC Jadi terlihat dengan jelas bahwa titik lebur larutan NaCl jauh lebih tinggi dari larutan etanol
Soal 2: Nitril fluorida Nitril fluorida adalah gas tak berwarna yang sangat reaktif, dan titik didihnya sangat rendah (-72oC). Gas ini digunakan sebagai bahan oksidator pada pendorong roket dan agen fluorinasi. Komposisi molekulnya (% berat) mengandung 21,55 % N, 49,23 % O dan sisanya F. Densitasnya pada 20oC dan tekanan 1,00 atm adalah 2,7 g/L.
Jawab :
Rumus struktur : Diketahui : T = 20oC + 273 = 293 K P = 1 atm V = 1 L m = 2,7 gram PV = nRT ¾® Mr = 65 g/mol [NO2F]n = 65 ¾® [14 + (2x16) + 19]n = 65 ¾® n = 1 Jadi rumus struktur sama dengan rumus empiris, yaitu NO2F
- atom pusat N, karena paling elektropositif - jumlah elektron yang terlibat = 5 + (2x6) + 7 = 24 Soal 3 : Larutan campuran garam-garam klorida dalam air Suatu larutan mengandung NaCl, MgCl2 dan AlCl3. Dalam larutan tersebut, molaritas ion klorida (Cl-) adalah 1,00 M, sedangkan molaritas ion Na+ dan Mg2+ masing-masing adalah 0,200 M dan 0,300 M.
Jawab :
0,200 0,200 MgCl2 ¾® Mg2+ + 2Cl- 0,300 0,600 AlCl3 ¾® Al3+ + 3Cl- 1,00 – (0,200 + 0,600) = 0,200 1/3 x 0,200 = 0,07 Jadi konsentrasi ion Al3+ = 0,07 M
Garam NaCl merupakan garam netral, karena kedua ion tak terhidrolisis, sedangkan MgCl2 dan AlCl3 kationnya terhidrolisis menghasilkan ion H+. MgCl2 ¾® Mg2+ + 2Cl- Mg2+ + 2H2O ¾® Mg(OH)2 + 2H+ AlCl3 ¾® Al3+ + 3Cl- Al3+ + 3H2O ¾® Al(OH)3 + 3H+
[OH-] = 10-2 atau [OH-] = 0,01 Mg(OH)2 ® Mg2+ + 2OH- Ksp Mg(OH)2 = [Mg2+][OH-]2 = (0,300)(0,010)2 = 3 x 10-5 Nilai Ksp terhitung lebih besar dari Ksp Mg(OH)2 sehingga senyawa ini mengendap Al(OH)3 ® Al3+ + 3OH- Ksp Al(OH)3 = [Al3+][OH-]3 = (0,07)(0,01)3 = 7 x 10-8 Nilai Ksp terhitung lebih besar dari Ksp Al(OH)3 sehingga senyawa mengendap Catatan: Diam dan menyerah berarti Mati, sedangkan bergerak dan berjuang adalah hidup. Pilihlah Mati atau Hidup? | |
BAHAN AJAR KIMIA | ||
LKS KIMIA | ||
SILABUS KIMIA | ||
RPP KIMIA | ||
PTK KIMIA | ||
HASIL BELAJAR KIMIA | ||
Jawaban_Latihan_OSN_1
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar